Indonesia   |   Inggris

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIAT JENDERAL

Tingkatkan Kerja sama FAO dan Indonesia, Kementan Sepakat Membentuk Sekretariat Nasional


Foto Artikel

 Bogor- Keputusan ini diambil dalam Pertemuan Kedua Komite Pengarah Country Programming Framework (CPF) FAO-Indonesia Periode 2016-2020 yang telah dilaksanakan pada tanggal 26-27 Maret 2019 di Hotel Salak Tower, Bogor. Pertemuan ini dilakukan berdasarkan mandat SK Menteri Pertanian Nomor:225/Kpts/OT.050/3/2018 yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja sama antara FAO dan Pemerintah Indonesia.

Acara dibuka oleh Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri, mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian selaku Ketua Komite Pengarah CPF. Turut hadir dalam pertemuan ini antara lain: Direktur Perdagangan Komoditas, dan Kekayaan Intelektual (PKKI) Kemenlu, Kepala Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste, Direktur Pinjaman dan Hibah Kementerian Keuangan, dan anggota Komite Pengarah yang mewakili unsur Kementerian dan Lembaga diantaranya BAPPENAS, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, BPS, BNPB serta unit Eselon I lingkup Kementerian Pertanian.

Pertemuan Komite Pengarah CPF tahun 2019 menyepakati hal-hal penting sebagai berikut: (1) Pembentukan Sekretariat Nasional (Setnas) yang dipimpin oleh Kepala Biro KLN Kementan dan didukung oleh 2 (dua) Kelompok Kerja Teknis (KKT), yaitu Kelompok Kerja Program yang dipimpin oleh Direktur PKKI, Kementerian Luar Negeri, dan Kelompok Kerja Pemantauan dan Evaluasi yang dipimpin oleh Direktur Pendanaan Pembangunan Luar Negeri Multilateral, Bappenas; (2) Mekanisme penyesuaian CPF atas isu-isu baru dimungkinkan melalui koordinasi Setnas; dan (3) Mekanisme pengukuran kinerja pelaksanaan CPF akan dilakukan di tengah (midterm review) dan di akhir (final review) masa periode CPF; dan (4) Rotasi pergiliran tuan rumah pertemuan Komite Pengarah.

Komite Pengarah CPF juga menugaskan Setnas untuk menyempurnakan konsep panduan pengelolaan proyek FAO di Indonesia yang penetapannya akan ditentukan pada pertemuan Komite Pengarah berikutnya.

Beberapa hal yang menjadi pending matter kerjasama FAO dengan GOI antara lain: i) Program: Pemantuan dan evaluai bersama, keberlanjutan proyek pasca penutupan proyek, dan replikasi kesuksesan; ii) Administrasi: proses persetujuan proyek, registrasi, Berita Acara Serah Terima (BAST), dan pencatatan kontribusi pemerintah.

Hal-hal yang menjadi pending matters ini akan dibahas lebih mendalam oleh Kelompok Kerja Program dan Kelompok Kerja Pemantauan dan Evaluasi dalam pertemuan kelompok kerja.

Kepala Perwakilan FAO menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Komite Pengarah dalam mengawal pelaksanaan program dan proyek CPF guna mencapai target prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Secara umum, kegiatan pertemuan ini berjalan dengan lancar dan hasilnya akan disirkusi dan disampaikan ke pertemuan Komite Pengarah Berikutnya.


Kantor Pusat Kementerian Pertanian

Gedung A
Jl. Harsono RM No.3 Ragunan - Pasar Minggu
Jakarta 12550
Telp : +62 21 780 4117
Mobile : +62821 1089 7194
humas@pertanian.go.id