Indonesia   |   Inggris

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIAT JENDERAL

UNESCAP – Indonesia: Merajut Kembali Pembentukan Organisasi Internasional Antar Pemerintah Pengganti CAPSA


Foto Artikel

Bangkok - Di sela-sela pertemuan tahunan UNESCAP ke-75 yang berlangsung pada 27 – 31 Mei 2019, Delegasi RI melakukan pertemuan dengan Sekretariat United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) di kantor pusat UNESCAP, Bangkok, Thailand. Kedua pihak sepakat merajut kembali upaya pembentukan organisasi antar-pemerintah baru (intergovernmental organizationsebagai pengganti the Center for Alleviation of Poverty through Sustainable Agriculture (CAPSA) yang mandatnya dipercayakan kepada Indonesia. Untuk diketahui bahwa keanggotaan CAPSA berasal dari Bangladesh, Cambodia, Malaysia, Pakistan, Papua New Guinea, Philippines, Sri Lanka, Thailand, dan Indonesia.

Sebagai salah satu badan khusus di bawah PBB, UNESCAP mendapat mandat dari negara anggotanya untuk membantu Indonesia melakukan proses transisi terhadap CAPSAsalah satu subsidiary body di bawah UNESCAP. Mandat CAPSA telah berakhir pada bulan Juni 2018 berdasarkan keputusan negara anggota pada pertemuan tahunan ke-74 UNESCAP pertengahan tahun 2018 lalu. Transisi CAPSA ini dipandang perlu oleh negara anggota dalam rangka menyelaraskan tujuan organisasi dengan dinamika tantangan dan kebutuhan negara anggota. Untuk itu, CAPSA akan bertransformasi menjadi lembaga internasional antar-pemerintah bagianggota CAPSA dan potensial untuk negara lainnya.

Sekretariat UNESCAP menjanjikan 4 (empat) tindak lanjut yang akan dilakukan oleh UNESCAP dalam membantu proses transisi CAPSA tersebut, yaitu:

1) Berdasarkan resolusi sidang UNESCAP ke-74, semua aset dan keuangan akan diserahkan kepada organisasi baru. Meskipun demikian, sesuai prosedur yang ada di UNESCAP terkait transfer aset fisik, aset keuangan maupun aset intelektual, pihak UNESCAP akan melakukan konsultasi lebih dahulu ke UN Headquarterdi New York menanyakan apakah aset fisik dan aset intelektual dapat didonasikan langsung tanpa harus menunggu terbentuknya organisasi antar pemerintah yang baru. Setelah memperoleh jawaban dari kantor pusat, UNESCAP akan secepatnya menginformasikan Biro KLN Kementerian Pertanian mengenai langkah-langkah selanjutnya.
2) Terkait dengan aspek keuangan eks CAPSA, pihak UNESCAP menjelaskan bahwa sisa anggaran eks CAPSA baru dapat dimanfaatkan jika telah terbentuk organisasi baru, dan tidak ada toleransi atas kebijakan ini. Saat ini, dana yang ada dan tersimpan di rekening UNESCAP telah bertambah dari USD 60.000 menjadi USD 117.519 karena beberapa negara anggota eksCAPSA masih melakukan pembayaran sesuai kewajibannya sebelum penutupan CAPSA. Negara-negara yang terakhir memenuhi kewajibannya adalahPakistan, Bangladesh, Cambodia, Macau, dan Myanmar. Myanmar dan Macau termasuk negara yang memberikan kontribusi kepada CAPSA karena terdapat perjanjian kerjasama yang lain. Pihak UNESCAPmenyarankan agar kelima negara ini dapat didekati untuk menjadi bagian dari inisiator atau founding fathers” dalam pembentukan organisasi baru mengingat konsistensi mereka dalam memberikan kontribusi dan dapat dijadikan sebagai salah satu indikator sense of ownership terhadap kegiataCAPSA. Meski demikian, disarankan agar Indonesia dapat menyiapkan dana talangan untuk membangun organisasi internasionaltersebut. Dana talangan tersebut nantinya akan dikembalikan dan dibayarkan dari sisa dana kontribusi CAPSA.
3) Untuk membantu Indonesia dalam proses pembentukan organisasi baru, Sekretariat UNESCAP telah mengidentifikasi nama-nama tenaga ahli baik dari Indonesia maupun dari negara lain yang memiliki pengalaman dalam pembentukan organisasi internasional sejenis. Pihak UNESCAP akan segeramenginformasikan daftar nama tersebut dalam waktu dekat kepada Biro KLN Kementerian PertanianPihak Sekretariat UNESCAP juga akan mengirimkan beberapa contoh dokumen hukum (charter/agreement, rules and prosedurdan Term of Refence (TORyang dapat digunakan sebagai referensi dalam pembentukan organisasi baru.
4) Sekretariat UNESCAP akan mengirimkan daftar nama-nama focal point eks CAPSA untuk mempermudah Indonesia dalam membangun komunikasi baru dengan negara-negara eks CAPSA tersebut hingga mendapatkan dukungan dari mereka.

Kantor Pusat Kementerian Pertanian

Gedung A
Jl. Harsono RM No.3 Ragunan - Pasar Minggu
Jakarta 12550
Telp : +62 21 780 4117
Mobile : +62821 1089 7194
humas@pertanian.go.id