Indonesia   |   Inggris

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIAT JENDERAL

Tingkatkan Promosi Pertanian melalui Workshop Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular


Foto Artikel

Malang, 25 Juni 2019 - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Biro Kerjasama Luar Negeri) menggelar "Workshop on the Agricultural National Strategic Action Plan for SSTC Implementation in Achieving SDGs 1 And 2”, yang diikuti oleh unit teknis lingkup Kementan, Tim Koordinasi Nasional (Kornas) Kerjasama Selatan-Selatan (KSS) Indonesia dan mitra pembangunan  Indonesia .


Indonesia sebagai negara middle income country, telah melaksanakan lebih dari 100 proyek kerjasama teknis bidang pertanian untuk lebih dari 50 negara di Asia, Afrika, dan Pasifik, serta di Palestina. Kegiatan ini memiliki berfokus pada peningkatan produksi ternak dan tanaman pangan, yang pada akhirnya membantu memberantas kelaparan dan kemiskinan, khususnya di daerah pedesaan. 

Dr. Kresno Suharto, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan yang dalam kesempatan ini membuka secara resmi kegiatan tersebut mewakili  Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri,  menyampaikan bahwa permintaan untuk kerjasama teknis pertanian dari negara-negara berkembang terus meningkat dari tahun ke tahun. Dari beberapa unit teknis dan tenaga ahli Kementan yang sudah dikenal oleh para pemangku kepentingan KSS, masih banyak juga unit teknis kementan di daerah yang belum memiliki kesempatan untuk aktif terlibat dalam program SSTC Indonesia. 

"Maka pada kesempatan yang berharga ini, kami ingin meningkatkan awareness para pemangku kepentingan terkait KSS terhadap program, unit teknis dan tenaga ahli unggulan di Kementan yang telah kami ramu dalam sebuah Rencana Aksi Strategis Nasional Pertanian tahun 2020-2022", kata Dr.Kresno.

"Melalui workshop ini, kami dapat berpeluang untuk bekerjasama dengan Tim Kornas KSS, menjadi matchmaker pengembangan program KSS pertanian dari Rencana Aksi Strategis Nasional Pertanian tahun 2020-2022 yang telah disusun, dengan melibatkan para mitra pembangunan yang hadir hari ini" ujarnya.

Diharapkan implementasi KSS dan Triangular dari Rencana Aksi ini benar-benar membawa manfaat untuk membantu petani pedesaan baik di Indonesia maupun di negara selatan-selatan dalam mengentaskan kemiskinan dan kelaparan, sesuai dengan tujuan dari Sustainable Development Goals.

Workshop ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Field Visit ke Unit Teknis Pelaksana yaitu ke Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari serta ke Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Ketindan sebagai benchmark pelaksana teknis yang telah berpengalaman dalam melaksanakan kegiatan KSST. Diharapkan dari workshop dan field visit tersebut manjadikan balai pelatihan/balai penyuluhan serta polbangtan mendapatkan gambaran secara utuh dalam melaksanakan kegiatan KSST serta dapat meningkatkan promosi produk hasil pertanian dan alat pengolahannya dalam membuka peluang pasar di negara mitra KSST.

Kantor Pusat Kementerian Pertanian

Gedung A
Jl. Harsono RM No.3 Ragunan - Pasar Minggu
Jakarta 12550
Telp : +62 21 780 4117
Mobile : +62821 1089 7194
humas@pertanian.go.id