Indonesia   |   Inggris

KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIAT JENDERAL

Pengelolaan Arsip Kunci Keunggulan PPID Arsip Nasional RI


Foto Artikel

Jakarta--Badan Publik saat ini berlomba dalam menampilkan kinerjanya. Namun, dalam mempublikasikan informasi harus memperhatikan kaidah-kaidah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Arsip Nasional RI (ANRI) merupakan Badan Publik yang memperoleh Peringkat ke-1 Keterbukaan Informasi Publik tingkat Lembaga selama 2 tahun berturut-turut tahun 2014 dan 2015. Atas keberhasilan tersebut, Kementerian Pertanian berkunjung  untuk benchmark pengelolaan informasi publik ke kantor ANRI Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan (7/11/2016).
 
Peserta kunjungan diterima oleh Dhani Sugiharto, selaku Kepala Subbagian Publikasi dan Dokumentasi, Biro Perencanaan dan Humas ANRI. "Rahasia peringkat 1 yang diterima oleh ANRI dari hasil penilaian Komisi Informasi Pusat terletak pada pengelolaan arsip yang merupakan sumber informasi publik", begitu Dhani mengawali penjelasannya.
 
ANRI sebagai lembaga pembina Kearsipan Nasional di Indonesia telah memiliki Peraturan Kepala (Perka) ANRI Nomor 11 Tahun 2010 tentang Mekanisme Pengelolaan Informasi Publik (MPIP) di lingkungan ANRI. Sejak Perka tersebut diterbitkan, hasil pengelolaan arsip statis dan arsip dinamis disajikan lengkap sebagai Daftar Informasi Publik yang Dikuasai (DIP). Tak heran, dokumen DIP ANRI sangat tebal dan lengkap ini menjadi keunggulan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) ANRI. Selain DIP, PPID ANRI juga menjelaskan proses penetapan Daftar Informasi Publik yang Dikecualikan (DIK) yang mempunyai 3 jenis informasi dikecualikan yaitu Sangat Rahasia, Rahasia, dan Terbatas.
 
"Ada empat _tools_ wajib sebagai pedoman penyusunan DIP dan DIK di ANRI yaitu Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip serta Klasifikasi Keamanan Akses Arsip", lanjut Dhani. SDM Pengelolaan Informasi juga sangat diperhatikan oleh ANRI dengan membentuk Pengelola Arsip Aktif (PAA) yang merupakan SDM Arsiparis, sekretaris, dan petugas teknis dokumentasi.  Petugas tersebut bertugas memberkaskan arsip dan mengentri datanya pada SIKD (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis) sehingga dalam menyusun DIP dari 18 Unit Kerja Eselon II lingkup ANRI menjadi lebih terintegrasi. 
 
Peserta kunjungan yang berasal dari Biro Humas dan Informasi Publik selaku PPID Utama Kementan, Biro Umum dan Pengadaan selaku Unit Pembina Kearsipan lingkup Kementan, juga BPTP Banten kemudian diajak untuk melihat layanan jasa Kearsipan ANRI, perpustakaan ANRI serta menikmati Diorama Arsip Nasional yang merupakan bagian dari pelayanan informasi publik yang mengedukasi.

Kantor Pusat Kementerian Pertanian

Gedung A
Jl. Harsono RM No.3 Ragunan - Pasar Minggu
Jakarta 12550
Telp : +62 21 780 4117
Mobile : +62821 1089 7194
humas@pertanian.go.id